Isnin, 7 Januari 2019

(29) PEMISAH : SEMPADAN : HAD (hudud) : ANTARA ISLAM (الاءسلام - diredhai Allah) VS (dilaknati - اليهود : النصارا : الشعاءيه-baru : الوههابيه-baru) TANPA MENGIRA BANGSA MANUSIA MANA PUN.

Bercakap atasnama Islam (الاءسلام : pokok ketuhanan-2 - tauhid-2 @ i'ttiqad uluhiyyah : لله - اله), tapi Islam (اله : لله) itu sendir belum lagi mengenal, kemudian bercampur aduk pula fahamannya dgn Agama (الدين : pokok ketuhanan-1 : tauhid-1 @ tauhid rububiyyah : احد - رب) - GHAIB QALBU... kemudian dicampur aduk lagi dengan Aqidah (الاءيمان : furu'-2 - rukun Iman) dari Syariah-Fiqh (العلم : furu-1) - GHAIB AKAL : Furu" (branch's) dari hakikat Islam (الاءسلام - I'ttiqad Uluhiyyah : اله - لله.

SesungguhNya pemisah : persempadanan : had (hudud) antara golongan Islam (الاءسلام) yang DIREDHOI ALLAH <vs > DILAKNATI ALLAH (اليهود) Yahudi : (النصارا) Trinity : (الشعاءيه-baru) ٍSyiah : (الوههابيه) Wahhabi-baru itu adalah dgn zahirNya cara, sifat, kata-kata, perbuatan penoh Riya' Ujub, Sum'ah, Takabbur -Syirik khofi (يشرك : تشرك بالله) : merampas, mendahului, sekutui serta diadakan tandingan & bandingan bagi hak & kekuasaan mutlak zat الله & menjadikan hak & kekuasaan mutlak zat الله sebagai hak diri, kaum, puak, jama'ah, partinya serta menafi, membatal, menentang takdir (qada' & qadar) الله yang merupakan hanya dgn hak & kekuasaan mutlak zat الله sahaja berlakunya segala sesuatu itu.


Ahli FIQH : فقه dgn semua cabang ilmunya juga dgn jelas mengatakan bahawa "berlaku Syirik (يشرك : تشرك بالله) "merampas, mendahului, sekutui serta diadakan tandingan & bandingan" bagi hak & kekuasaan mutlak zat الله serta menjadikan hak & kekuasaan mutlak zat الله sebagai hak diri, kaum, puak, jama'ah partinya serta menafi, membatal, menentang takdir (qada' & qadar) Allah, maka gugur / gelincir lah (dari اعتقاد : يقين قلبو yang diredhoi الله) Islam (الاءسلام - I'ttiqad Uluhiyyah : اله - لله) -  perihal hak & kekuasaan mutlak zat Allah yang tidak boleh di Syirikkan BERPINDAH menjadi Yahudi (اليهود) or Trinity (النصارا) or Syiah (الشعاءيه-baru) or Wahhabi (الؤههابيه-baru) - Non Muslim, walaupun masih lagi berAgama Tauhid (الدين : pokok ketuhanan-1 : tauhid-1 @ Tauhid Rububiyyah - رب : احد) - bersyarat : "selama mana tidak zahir cara, sifat, kata-kata, perbuatan Murtad (يرتد : يرتدد معكم عن دينه)...

Senaraikan lah segala hak-hak mutlak (zat) Allah itu ?

Bermula Syirik dengan I'ttiqad (yakin qalbu) yang dilaknati Allah dari RIYA', UJUB, SUM'AH, SOMBONG - TAKABBUR"... kemudian zahir dengan cara, sifat, kata-kata, perbuatan...
... Taksub : memuja diri sendiri/memuja berhala manusia berserban-kupiah, berjubah & berjanggut... Padahal segala taksub/pemujaan semata-mata milik @ terhadap Allah,
... Memuji diri sendiri/memuji berlebihan - bodek... Padahal segala pujian hanya bagi Allah,
... Membersih, menyucikan serta menghapus dosa & maksiat diri sendiri, keturunan, kaum, puak, jemaah, partiNya... Padahal tidak ada sesiapa yang berhak / berkuasa untuk membersih & menyucikan dari segala dosa & noda serta maksiat melainkan Allah.


" JANGAN REBUT - RAMPAS HAK-HAK MUTLAK ZAT ALLAH... kemudian JADIKAN HAK DIRI, KAUM, PUAK, JEMAAH, PARTI "

Rasulullah bersabda :

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَ جَلَّ لاَ يَقْبَلُ مِنَ الْعَمَلِ إِلاَّ مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ

“Sesungguhnya الله tidak menerima suatu amal perbuatan kecuali yang murni (اله : لله) dan hanya mengharap redho الله”. [HR. Abu Dawud dan Nasa’i]

Lawanan daripada ikhlas diredhoi الله adalah Syirik yang dilaknati menjadikan bagi hak & kekuasaan mutlak الله Allah tandingan/sekutu di dalam beribadah, atau beribadah kepada الله tetapi juga kepada selain-Nya. Contohnya : Riya’ (memperlihatkan amalan pada orang lain), Suma’ah (memperdengarkan suatu amalan pada orang lain), ataupun Ujub (berbangga diri dengan amalannya) & Takabbur...  Kesemuanya itu adalah Syirik yang harus dijauhi oleh seorang hamba agar ibadahnya itu diterima oleh الله.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرِّيَاءُ

“Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takut terjadi pada kalian (umat Ku) adalah syirik (khafi) kecil”, para sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah, apa itu syirik kecil ? Rasulullah menjawab : “Riya’” (termasuk Ujuk, Suma'ah, Takabbur, kalimah 4 serangkai yang menghapuskan segala Ibadah & amal benar, naik, kebajikan dialam jasad). [HR. Ahmad]

Maka golongan Syirik terhadap hak-hak mutlak zat Allah itu adalah (al-Yahud : an-Nasyoro : as-Syiaeyyah-baru : aw-Wahhabiyyah-baru) zahir dengan cara, sifat, kata-kata, perbuatan bersaksikan dengan 5 pancaindera zohir adalah Non Muslim, tanpa mengira bangsa manusia mana pun dimuka bumi ini...

Golongan Syirik (Yahudi : Nasrani : Syiah-baru : Wahhabi-baru) - Non Muslim itu sekaligus tidak berAgama Tauhid (الدين : pokok ketuhanan-1 : tauhid-1 @ tauhid Rububiyyah : رب - احد : صمد, perihal zat Allah), kerana I'TTIQAD Uluhiyyah (اله : لله - الاءسلام) perihal hak & kekuasaan mutlak zat الله MEWAJIBKAN TAUHID Rubibiyyah (رب : احد : صمد - الدين) : tauhid zat hggi maha Esa (رب) wajib wujud (وجود) hanya Satu - واحد : احد...
... tidak berbilang-bilang Tauhid Rububiyyah - Pluralisme : Libralisme (Syirik)
... tidak kesamarataan I'ttiqad Uluhiyyah - Libralisme : Libralisme (Syirik)
... tidak menafi, membatal menentang takdir (qada'& qadar) Allah Syiah (Syiae) - (Syirik)
... tidak Mulhid : Komunisme (Atheist)
... tidak al-Musyrik - Berhala (Atheist)
... tidak al-Majusi - Api/Matahari (Atheis)

SIAPA KAH MEREKA YANG PALING BANYAK BERKATA-KATA TERHADAP (zat) ALLAH & HAK-HAK MUTLAK (zat) ALLAH DENGAN TIDAK BENAR DI MALAYSIA SEJAK PULOHAN TAHUN DAHULU LAGI ???...


A046


Di antara orang-orang Yahudi (Haadu : cara, sifat, kata-kata, perbuatan) ada yang mengubah (atau menukar ganti) Kalamullah (isi Kitab Taurat : Injiel & tidak terkecuali al-Quran), dari tempat dan maksudnya yang sebenar, dan berkata (kepada Nabi Muhammad): "Kami dengar", (sedang mereka berkata dalam hati): "Kami tidak akan menurut". (Mereka juga berkata): "Tolonglah dengar, tuan tidak diperdengarkan sesuatu yang buruk", serta (mereka mengatakan): "Raaeina"; (Tujuan kata-kata mereka yang tersebut) hanya memutar belitkan perkataan mereka dan mencela agama (tauhid - ad-deen & i'ttiqad diredhai Allah al-Islam) Islam. Dan kalaulah mereka berkata: "Kami dengar dan kami taat, dan dengarlah serta berilah perhatian kepada kami", tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih betul. Akan tetapi Allah melaknat mereka dengan sebab kekufuran (tanpa lillaahi) mereka. Oleh itu, mereka tidak beriman kecuali sedikit sahaja (di antara mereka).
(An-Nisaa' 4:46)


A047


Wahai orang-orang yang telah diberikan Kitab (Taurat : Injiel & tidak terkecuali al-quran), berimanlah kamu dengan apa yang telah Kami turunkan (Al-Quran), yang mengesahkan Kitab-Kitab (Taurat : Injiel & tidak terkecuali al-Quran) yang ada pada kamu (selama mana kamu tidak selewengkan), sebelum Kami menyeksa dengan menghapuskan bentuk muka kamu (sehingga berubah menjadi rata - tidak bermulut, berhidung dan bermata - mendedahkan kejahilan & memalukan), lalu Kami menjadikannya sama seperti rupa sebelah belakangnya, atau Kami melaknatkan mereka sebagaimana Kami telah melaknatkan orang-orang (dari kaum mereka - Yahudi) yang melanggar larangan bekerja pada hari Sabtu. Dan (ingatlah) perintah Allah itu tetap berlaku.
(An-Nisaa' 4:47)


A048


Sesungguhnya Allah tidak akan mengampunkan dosa syirik (terhadap hak-hak mutlakNya) mempersekutukanNya (hak-hak mutlaknya dengan sesuatu apa jua), dan akan mengampunkan dosa yang lain dari itu bagi sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya). Dan sesiapa yang mempersekutukan (hak-hak mutlak zat) Allah (dengan sesuatu yang lain), maka sesungguhnya ia telah melakukan dosa yang besar.
(An-Nisaa' 4:48


A049


Tidakkah engkau perhatikan (dan merasa pelik wahai Muhammad) kepada orang-orang yang membersihkan (memuja, memuji, menyucikan serta menghapus dosa) diri sendiri? (kaum, puak, jemaah, partinya, Padahal perkara itu bukan hak kekuasaan manusia) bahkan Allah jua lah (hak kekuasaan mutlak zat Allah) yang berhak membersihkan (memuja, memuji, menyucikan, menghapuskan dosa) sesiapa yang dikehendakiNya (menurut aturan SyariatNya - Allah); dan mereka pula tidak akan dianiaya (atau dikurangkan balasan mereka sedikitpun.
(An-Nisaa' 4:49


A050


Lihatlah (wahai Muhammad) betapa beraninya mereka mengada-adakan (berkata-kata) perkara-perkara dusta terhadap (zat & hak-hak mutlak zat) Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa (Syirik & Murtad) yang terang nyata.
(An-Nisaa' 4:50)
A051


Tidakkah engkau perhatikan (dan merasa pelik wahai Muhammad) kepada orang-orang yang telah diberikan sebahagian dari Kitab (Taurat : Inijel & tidak terkecuali al-quran)? Mereka percaya kepada benda-benda yang disembah yang lain dari Allah (berhala manusia : berhala : api/matahari), dan kepada Taghut (al-jinne kuffar : iblis : syaitan), dan mereka pula berkata kepada orang-orang kafir (kaum musyrik di Makkah : Pas dok puji DAP dulu) bahawa mereka (kaum musyrik itu) lebih betul jalan agamanya (tauhid, i'ttiqad, aqidah, syariah-fiqh) daripada orang-orang yang beriman (kepada Nabi Muhammad s.a.w).


A052


(Kaum : goloangan manusia beri'ttiqad syrik dilaknati yang demikian sikapnya) mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah; dan sesiapa yang dilaknat oleh Allah, maka engkau tidak sekali-kali akan mendapati sesiapa pun yang boleh menolongnya (melainkan hanya Allah)
(An-Nisaa' 4:52)
///
al-Yunan. 

(28) AGAMA (رب : احد - الدين) SEBAGAI ALAT POLITIK- KEJAHATAN GOLONGAN MANUSIA YG TELAH DIRESAPI I'TTIQAD (يقين قلبو) SYIRIK - Non Muslim : النصارا : اليهود : الوههابيه : الشعاءيه.

DOKTRIN2 POLITIK YANG MENJADI KEPERCAYAAN (Aqidah : الاءيمان - Rukun Iman) MELALUI PERBUATAN UMAT ISLAM MEMAKAIKAN GERAKAN POLITIK (السياسه) DENGAN PAKAIAN AGAMA (الدين مواجبكن الاءسلام), ATAU TERJEMAH AGAMA SEBAGAI POLITIK (السياسه) YG TAK ADA DALAM AJARAN ISLAM YANG ASAL, YANG JELAS LAHIR DALAM POLITICAL RELIGION ATAU UGAMA (aliran kepercayaan) POLITIK (السيايه) SYIAH, WAHABI DAN PARTI-PARTI UGAMA (aliran kepercayaan) DI ZAMAN DEMOKRASI, DI TERAPKAN OLEH OLEH ULAMA'-ULAMA' SUE' YANG NABI KATA DALAM HADIS2.


SYIAH.
1. al-Quran : dalam I'ttiqad Syiah didakwa oleh sebahagian puak itu adalah tiga kali ganda al-Quran yang sebenar. Ini di rekaan supaya orang-orang Parsi, badwi atau Arab yang jahil ilmu Agama Tauhid & I'ttiqad Islam yang mula peluk Islam lebih meminati puak Syiah dari Sunni dan menyertai mereka, Syiah perlu anggota yang ramai bagi menumpaskan kuasa politik secara perang Sunni sejak zaman Muawiyah. Orang-orang Parsi bertujuan menegakkan semula kegemilangan empayar Parsi yg jatuh di tangan Saidina Umar.

2. Membenci dengan mengKafirkan atau memPasikkan sahabat-sahabat besar, Sayidina Abu bakar, Umar dan Uthman dan mencacatkan mereka ini sebagai orang jahat dan berdosa. Ini direkaan supaya awam membenci pemimpin-pemimpin besar Sunni juga bagi tujuan memberontak dan merebut kuasa politik. Jika tak dibenci awam takkan memberontak dan membunuh.

3. Ulama Syiah dapat seumpama wahyu, sama saperti Nabi saw. Ini di buat supaya awam beralih menghurmati ulama2 politik Syiah dan meninggalkan Ulama sunni yang tak dapat wahyu. Ini dapat meramaikan puak Syiah untuk tujuan mengguling kuasa Sunni.

4. Perayaan pembunuhan Husin di buat begitu meriah, sebaliknya Maulud Nabi tak sebegitu ramai atau di tiadakan. Bertujuan menaikkan kemarahan awam : rakyat terhadap kejahatan puak Sunni, kononya membunuh Husin, cucu Nabi saw. Juga betujuan politik, penggulingan kuasa politik Sunni.

5. Ulama adalah maksom. Ini di reka supaya awam menghurmati dan taasub ulama sepenuhnya, dan bila ulama2 ini fatwa supaya memberontak, berperang untuk politik tidak akan di tentang, kerana terus arahan dari Allah. Orang maksom memang dapat arahan Allah dan rapat dengan Allah dan tak ada salah silap. Ulama di maksomkan juga bertujuan politik.

6. Imam Ghaib akan datang akhir zaman mengetuai puak Shiah. Juga doktrin politik yang lahir dari begitu lama berperang dengan kuasa Sunni. (Bukan Imam Mahdi.)

7. Majlis-majlis, keramaian memukul badan, melukan anggota badan sehingg kanak-kanak pun di lukai kepala mereka. Ini di rekaan suapya orang awam berAgama Tauhid benci dan sentiasa ingat : tahu dan faham siapa pembunuh Saidina Husin yang kononnya puak Sunni. Bukan untuk menunjukan rasa simpati ke atas Sayyidina Husin. Ulama-ulama mereka tak buat hanya orang awam saja yang buat. Ini di buat untuk kekalkan benci kepada kuasa politik Sunni dan juga bertujuan jahat dalam politik.

8. Ulama mesti jadi pemimpin, yg mana ini tak di tetapkan dalam Sunni.

9. Banyak hadis palsu di reka ulama2 Syiah yang menyesatkan agama itu. banyak tertumpu kepada memuliakan secara berlebihan tanah Karbala. Ulama, Saidina Ali supaya orang awam taasub kepada ulama2 Syiah dan tidak kepada Ulama Sunni dan kepada tiga lagi sahabaat besar nabi. Ini juga di reka supaya orang2 membenci sunni, Muawiyah dan pemerintahan sunninya.

10. Wilayat : memiliki kuasa politik adalah wajib dan di tambah kepada Rukun Islam menjadi enam. Ini juga doktrin politik bukan Agama. Menerapkan tuntut politik dari puak sunni adalam penting, walau dalam agama. Jika tidak pemberontakan ke atas kuasa politik sunni takkan berlaku.

11. Pakaian, serban, jubah2 ulama2 Syiah sgt kemas cantik macam Raja2. Ini untuk menarik lebih ramai pengikut menambah penghormatan ke atas mereka dari awam. Sekali gus menambah pengikut dan akan menang dalam politik atau perang. Dalam Islam tak pakai serban pun tidak masok neraka, jika tunai semua kewajipan. Ada ulama kata Agama, ada kata adat.

Banyak lagi yg di reka oleh ulama2 politik yg tak ada dalam Agama Tauhid (ad-deen) & I'ttiqad Islam (al-Islam) asal semata bagai restore semual Empire Parsi, dan mengeluarkan puak Syiah dari Agama Tauhid & I'ttiqad Islam. Dgn doktrin ini mereka dapat berjuta pengkut, pernah kuasai Mesir di zaman silam sekarang dapat iran. tetapi Agama menjadi sesat dan tidak I'ttiqad yang diredhoi Allah Islam lagi. ratusan ribu mati dalam konflik Agama politik ini dengan orang2 Sunni. Kuasa politik asal...hinggalah sekarang di Syria..Iraq. Peperangan sengit yang dahshat dan kejam sedang berlaku antara Syiah, sebuah Agama Politik dan Sunni di Syria dan Iraq sekarang ini. 500 ribu telah mati di Syria sahaja. Syiah paling banyak di masuki doktrin2 politik kedalam agama itu kerana pergerakan mereka di kesan se awal zaman Umar r.a...hingga kini. Walau kini dapati Iran sebagai negara Syiah ..namun semua mereka telah jadi bukan berI'ttiqad yang diredhoi Allah Islam.

WAHABI.
1. Tuduhan bida'ah ke atas amalan2 sunat. Ini doktrin politik, bukan hukum atau tajdid... yg di reka supaya awam membenci sunni raja Husin di Saudi.. menyalahkan Raja itu dan semua sunni, bertujuan menaikkan kemarahan awam untuk memberontak ke atas Raja Hussin dan puak2 sunini.. pemerintahan asal sunni. Puak Wahabi mencipta kelainan faham Agama supaya indentiti baru mereka mengambil tempat dalam masyarakat dan mendapat pengaruh serta pengikut, serta menyalahkan fahaman yang di anuti kerajaan Saudi dulunya bagi mencipta permusuhan dan di jadikan sebab untuk pemberontakan politik.

2. Mazhab adalah salah dan juga bid,ah. Ini juga doktrin politik, bukan ajaran agama.. supaya orang awam saudi keluar dari puak sunni sebaliknya sertai Ibnu Saud dan Muahmmad Abdul wahab, dalam taktik membina puak pemberontak ke atas Raja Hussin dan Sunni.

3. Sifat dua puluh juga di katakan bida,ah. Juga mempersalahkan Sunni. Bukan hukum Agama yang benar,yang sebannya sifat dua puluh di ambil dari nas2 supaya mudah di fahamai orang awam yang tidak membaca Quran dan kitab secar sendiri. Memudahkan pengajaran tentang sifat2 Allah.

4. Kubah2 mesjid juga dikatakan bida'ah di zaman awal pergerakan politik Wahabi. Sengaja reka kesalahan di pihak Sunni dan raja2 Sunni..demi untuk membenci dan memberontak. Pertempuran antara puak wahabi dan kerajaan Sunni di Saudi telan kurban puluhan ribuan di zaman Ibnu Saud vs raja Hussin, Mekah. Walau puak Wahabi dapat Saudi sebagai negeri Wahabi.. Agama jadi sedikit sesat.


PARTI2 AGAMA DALAM SISTEM DEMOKRASI.
1. Pernah menuduh kafir : tak Islam kpd anggota part yang lain. Ini tak ada dalam ajaran agama. Ini direka supaya satu cara memaksa org2 Islam join parti itu.
2. Tak boleh bekerjasama dalam politik dgn yang bukan Islam.
3. Hudud wajib, yang sebenarnya utama di ampunkan dan boleh guna undang2 takzir...civil..common law.
4. Ulama mesti jadi pemimpin. ini sama dengan pendapat Syiah. Ajaran Islam asal ini hal keduniaan. Pemimpin tak mesti ulama. Tak ada Ulama' jadi pemimpin dalam sejarah Sunni. Raja segala ulama di zaman kahlifah tak di pilih sebagai pemimpin. Beliau selesai masaalah hukum hakam.
5. Solat belakang imam2 kerajaan tak sah...banyak tempat jadi kes solat dua imam.
6. Ugama itu politik, yang sebenarnya Agama itu budi pekerti : Akhlaq yang baik, moral dan nasihat mengikut Nabi saw.
7. Bai"ah janji setia kepada parti...nabi pula janji setia kerana Agama Tauhid & I'ttiqad Islam.
8. Mesti jalankan syriat jinayat juga, yg sebenarnya boleh di ampun dan guna undang takzir yg lebih ringan bagi tahan jenayah.
9. Nabi2 rasul juga berpolitik..sebenarnya tak ada bukti nabi2 Rasul2 berpolitik untuk menegakkan Agama, majority mereka org2 biasa mereka ..bukan menteri, Raja atau ahli politik.
10. Di satu masa berperang, melawan dengan parti kerajaan adalah syahid. Yang sebenarnya membunuh sesama Islam kedua2nya adalah berada dalam neraka. Hadis.
11. Perlu kuasa politik dalam dakwah Agama..ini sama dengan Syiah cuma tak di tulis sebagai rukun Islam ke 6 saperti Syiah lakukan. Sebenarnya hakikat Rasul2 Nabi adalah berdakwah Agama Lillaahi sahaja dan keperluan kuasa tak di perlukan. Tak ada bukti ini dalam Islam sebenar.

Di masa hadapan tak tau apa lagi fatwa2 bukan agama yg akan jadi Agama akan keluar.
Peperangan antara parti agama di Algeria menelan nyawa 200,000 orang.. Mesir ribuan. Pakistan 6 ribu.. Bangladesh dan Mamali 14 orang (paling sedikit).Banyak mana lagi mau org2 islam matii..?


Demikian akibat mempolitikkan Agama atau memakai pakaian Agama kepada pergerakan politik. Agama berkemungkinan sesat dan menelan banyak kurban dengan lawan2 mereka, iaitu terdiri dari oarang Islam sendiri yang memerintah. History fact, Sebab tu nabi kata dalam Hadis2, di akhir zaman ulama adalah manusia paling buruk di bawah kolong langit, berfatwa dgn sesat dan menyesatkan, SERIGALA BERPAKAIAN KAMBING...ulama Suk...buruk.. ulama Dajjal pun ada dalam satu Hadis dan pemanggil keneraka jahanam . Ini ada dalam Hadis2 nabi yang bukan daif dan palsu. Tak nampak lagi, tak tau nak kata apa.
Wallhu aklam.
///
dicatat oleh :
al-Yunan